PEMERINTAH Kabupaten Bangkalan melaksanakan kegiatan Penjelasan Instrumen Eksisting Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan, Wakil Bupati Bangkalan, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Bangkalan.
Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan Ismed Efendi menyoroti kondisi etos kerja aparatur yang dinilai mengalami penurunan.
Ia mengajak seluruh jajaran OPD untuk kembali meningkatkan semangat kerja, kedisiplinan, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Etos kerja saat ini cenderung menurun dan ini harus menjadi perhatian bersama. Kita harus terus meningkatkan kualitas kerja dan tidak berhenti atau merasa cukup dengan kondisi yang ada,” tegas Sekda.
Menurutnya, peningkatan kinerja aparatur merupakan kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan Fauzan Ja'far dalam sambutannya menegaskan bahwa pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) harus disesuaikan dengan kinerja masing-masing aparatur.
Ia menekankan pentingnya sistem penilaian kinerja yang objektif dan adil guna mendorong peningkatan kualitas kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).
“TPP harus berbasis kinerja. Di beberapa daerah seperti Kabupaten Banyuwangi, TPP tidak disamaratakan. ASN dengan kinerja baik tentu mendapatkan penilaian yang baik, sementara yang kinerjanya belum maksimal akan berbeda,” ujar Wakil Bupati.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bangkalan mengalami penurunan.
Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya indikator penilaian dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang kini semakin ketat dan komprehensif.
Meski demikian, kondisi tersebut dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk mendorong perbaikan dan peningkatan pelayanan publik ke depan.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan, baik dari sisi sistem, sumber daya manusia, maupun budaya kerja aparatur, agar pelayanan publik semakin berkualitas, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.