RAPAT Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Wanita Kartini menjadi momentum strategis dalam meneguhkan komitmen penguatan ekonomi perempuan di Kabupaten Bangkalan. Kegiatan tersebut digelar pada Rabu (21/1/2026) di Aula Hotel Ningrat dan diikuti oleh pengurus, anggota koperasi, serta para pemangku kepentingan terkait.
Ketua Koperasi Wanita Kartini menyampaikan bahwa koperasi yang berdiri sejak tahun 1991 tersebut terus menunjukkan kinerja yang konsisten dan berkelanjutan. Koperasi Wanita Kartini bahkan telah meraih predikat sebagai koperasi sehat dan secara rutin mendapatkan pembinaan serta pelatihan, baik di bidang manajemen kelembagaan maupun perpajakan.
“Kepercayaan publik terhadap Koperasi Wanita Kartini juga terus meningkat. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan DPD RI pada Desember 2025 lalu,” ungkapnya. Ke depan, pihaknya berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan, khususnya dalam penerapan digitalisasi administrasi guna mewujudkan pengelolaan koperasi yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, Penasehat Koperasi Wanita Kartini sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangkalan, Lutfiana Lukman Hakim, menegaskan bahwa koperasi harus hadir sebagai instrumen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan anggota. Ia menekankan pentingnya langkah-langkah progresif dari pengurus agar koperasi menjadi semakin tangguh dan mandiri.
“Penguatan sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan koperasi. Pendidikan dan pelatihan bagi pengurus harus dilakukan secara berkelanjutan, disertai dengan penguatan kerja sama strategis dengan pihak ketiga,” tegasnya.
Di sisi lain, perwakilan Dinas Koperasi Kabupaten Bangkalan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan koperasi. Pemerintah, menurutnya, akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan secara konsisten agar koperasi dapat tumbuh sehat dan mandiri.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terlibat aktif dalam setiap program koperasi. “Partisipasi anggota merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan dan kemajuan koperasi,” pungkasnya.